Tradisi Thanksgiving di Seluruh Dunia

Tradisi Thanksgiving di Seluruh Dunia

Tradisi Thanksgiving di Seluruh Dunia – Tradisi Thanksgiving bukan hanya dirayakan di Amerika Serikat saja, tapi juga hampir di seluruh dunia sebagai bentuk syukur atas keberhasilan panen. Di Barbados dimulai sejak tahun 1870, Barbados dikenal sebagai salah satu negara penghasil gula terbesar di dunia. Olahan tebu ini memang menjadi salah satu penyumbang pendapatan yang besar bagi negara tersebut. Untuk merayakan panen gula yang melimpah tersebut, mereka mengadakan festival Crops Over, yaitu perayaan atas berhasilnya panen gula selama satu bulan penuh di bulan Juli.

Festival ini semakin ramai setiap tahunnya. Terdapat parade kostum yang memeriahkan festival ini. Biasanya kalangan gadis Barbados tampil ceria dengan busana yang berwarna-warni dan seksi. Pada saat festival ini berlangsung, biasanya warga Barbados melakukan tradisi mudik, dimana orang-orang perantauan pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarganya. Selain itu, ada pula tradisi Hari Raya Pondok Daun yang dirayakan di Israel. Momen ini dijadikan oleh orang Yahudi sebagai kesempatan untuk pulang ke kampung halamannya. Orang Israel biasanya mendirikan kemah yang dalam bahasa Ibrani disebut sebagai Sukkot. Sukkot ini seperti sebuah tenda yang atapnya terbuat dari dedaunan. Dalam tradisi ini, mereka akan berkemah selama 7 hari.
Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk pengingat akan kehidupan nenek moyang mereka yang hidup mengembara dan tidak memiliki tempat tinggal. Hari tersebut diperingati dengan penuh sukacita dan kegembiraan di seluruh penjuru Israel. Di Jepang, ada tradisi yang dikenal dengan nama Honen Matsuri. Honen Matsuri merupakan salah satu bentuk perayaan yang dilakukan setiap tanggal 15 Maret dan dirayakan oleh warga Aichi serta Komaki yang didominasi oleh orang-orang yang menganut agama kepercayaan aliran Shinto.

tradisi thanksgiving di dunia

Festival di Jepang ini juga sama seperti Thanksgiving, yaitu sebagai bentuk perwujudan bersyukur atas hasil panen serta kesuburan yang selalu diberikan kepada mereka. Tetapi mereka tidak hanya bersyukur atas hasil panen serta tanah yang subur saja. Mereka juga bersyukur atas keturunan. Hal ini ditunjukkan dengan melakukan arak-arakan mikoshi ( berbentuk kuil kecil ) berkeliling, dengan membawa oowasegata ( berbentuk sepert alat kelamin pria ). Dalam kepercayaan Jepang ini, pria dianggap sebagai salah satu simbol kesuburan. Patung tersebut dinilai dapat menjamin akan melimpahnya hasil panen yang mereka dapatkan. Akhir dari perayaan ini ditandai dengan pemimpin Shinto yang aan memuang kue beras ( kue mochi ) untuk menutup upacara perayaan ini.

Lain halnya dengan tradisi di Kanada. Thanksgiving ala Kanada ini dimulai oleh orang-orang yang berimigrasi dari Perancis. Dalam perayaan ini, orang Kanada dapat makan berkali-kali, pertama bersama keluarga atau suai, kemudian bersama sauara lainnya, dan seterusnya. Momen Thanksgiving ini memang menjadi momok bagi kebanyakan orang di sebagian negara untuk melakukan mudik demi merayakan perayaan tersebut dengan berkumpul bersama keluarga. Selain mensyukuri panen, Thanksgiving juga menjadi momen penting di beberapa negara untuk perade besar-besaran, festival musik, bahkan beberapa aktivitas menyemangkan lainnya. Selain itu, momen Thanksgiving ini dimanfaatkan oleh beberapa pasangan muda – mudi untuk menghabiskan waktu bersama dengan pasangannya sambil berjalan-jalan dan menikmati daun musim gugur.